KENDARI – Dalam rangka mewujudkan visi Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai institusi pendidikan yang peduli terhadap pengembangan masyarakat lokal, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bekerja sama dengan sejumlah organisasi mahasiswa meluncurkan program pemberdayaan masyarakat terpadu pada Sabtu, 19 April 2026. Program yang dinamakan “Kendari Maju Bersama Kampus” ini merupakan inisiatif kolaboratif yang melibatkan lebih dari 500 mahasiswa dari berbagai unit organisasi di kampus.
Kegiatan peluncuran program ini dilaksanakan di Kelurahan Poasia, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat mulai dari tokoh masyarakat, aparatur kelurahan, hingga warga sekitar. Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WITA ini menampilkan berbagai kegiatan positif termasuk pemberian bantuan pendidikan, pelatihan keterampilan gratis, pemeriksaan kesehatan massal, serta penyuluhan tentang pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Menurut catatan Unit Humas Universitas Muhammadiyah Kendari, program ini merupakan wujud konkret dari komitmen kampus untuk mengintegrasikan nilai-nilai Muhammadiyah dalam setiap aspek kegiatan kemahasiswaan. Universitas Muhammadiyah Kendari sendiri telah berdiri sejak tahun 1995 dan menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi swasta terkemuka di Sulawesi Tenggara dengan lebih dari 8.000 mahasiswa aktif dari berbagai program studi.
Kolaborasi Organisasi Mahasiswa yang Harmonis
Kesuksesan peluncuran program “Kendari Maju Bersama Kampus” tidak terlepas dari koordinasi yang rapi antara berbagai organisasi mahasiswa di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kendari. BEM sebagai lembaga tertinggi mahasiswa menjadi koordinator utama, didukung penuh oleh organisasi-organisasi seperti Dewan Mahasiswa Fakultas, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), hingga organisasi berbasis agama dan profesi.
“Kami berhasil menyatukan visi dan misi dari 12 organisasi mahasiswa utama untuk tujuan mulia ini. Tidak hanya itu, kami juga melibatkan mahasiswa dari berbagai angkatan, mulai dari angkatan pertama hingga angkatan terbaru. Ini membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ujar Direktur BEM Universitas Muhammadiyah Kendari, Muhammad Rizal Pratama, dalam wawancara eksklusif dengan Unit Humas kampus.
Muhammad Rizal Pratama, yang merupakan mahasiswa semester enam dari Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Sipil, menjelaskan bahwa perencanaan program ini telah dilakukan selama tiga bulan sebelumnya. Pihaknya melakukan survei mendalam terhadap kebutuhan masyarakat Kelurahan Poasia untuk memastikan bahwa program yang diluncurkan benar-benar relevan dan memberikan dampak jangka panjang.
“Hasil survei kami menunjukkan bahwa masyarakat Kelurahan Poasia memiliki kebutuhan mendesak di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelatihan keterampilan. Dari situlah kami merancang program yang komprehensif dan terintegrasi,” lanjut Rizal sambil menunjukkan dokumentasi foto dari kegiatan peluncuran program.
Beragam Kegiatan Positif dalam Satu Hari Pelaksanaan
Program “Kendari Maju Bersama Kampus” yang dilaksanakan pada 19 April 2026 mencakup beberapa komponen kegiatan utama yang dirancang untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat. Setiap komponen kegiatan dipimpin oleh organisasi mahasiswa yang memiliki keahlian dan fokus di bidangnya masing-masing.
Komponen pertama adalah program pemberian bantuan pendidikan kepada siswa berprestasi namun kurang mampu di Kelurahan Poasia. BEM bekerja sama dengan Dewan Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) untuk memberikan beasiswa parsial kepada 25 siswa berprestasi. Bantuan ini mencakup biaya pembelian perlengkapan sekolah, buku pelajaran, serta paket tutorial gratis selama enam bulan ke depan.
Komponen kedua adalah pelaksanaan pelatihan keterampilan gratis yang melibatkan UKM Kewirausahaan dan UKM Seni Kerajinan Universitas Muhammadiyah Kendari. Dalam kegiatan ini, mahasiswa-mahasiswa berpengalaman mengajarkan kepada warga masyarakat tentang cara membuat produk kerajinan yang bernilai jual tinggi, termasuk tas tangan dari limbah tekstil, aksesoris dari bahan daur ulang, dan produk kuliner untuk bisnis rumahan.
“Kami memberikan pelatihan praktis yang bisa langsung diaplikasikan oleh masyarakat untuk meningkatkan pendapatan mereka. Peserta juga diberikan modal awal berupa bahan baku untuk memulai bisnis kecil-kecilan,” kata Ketua UKM Kewirausahaan, Siti Nurfadilah, mahasiswa semester empat Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Komponen ketiga adalah pemeriksaan kesehatan massal yang diselenggarakan oleh UKM Kedokteran dan UKM Kesehatan Masyarakat. Tim kesehatan yang terdiri dari 80 mahasiswa dari program studi Kedokteran, Keperawatan, dan Gizi melakukan berbagai pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan mata, dan konsultasi kesehatan dengan dokter dan perawat profesional dari Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Kendari.
Komponen keempat adalah penyuluhan tentang pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang dipimpin oleh UKM Lingkungan Hidup dan UKM Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Dalam sesi ini, mahasiswa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah yang baik, penggunaan energi terbarukan, dan penanaman kesadaran ekologis sejak dini.
Dukungan Penuh dari Pimpinan Universitas
Keberhasilan pelaksanaan program “Kendari Maju Bersama Kampus” juga mendapat dukungan penuh dari pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Hamzah Upu, M.Sc., hadir secara langsung dalam acara peluncuran program dan memberikan sambutan yang menginspirasi kepada semua peserta.
“Mahasiswa adalah aset berharga bagi bangsa dan agama. Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Inilah yang kami sebut sebagai pendidikan humanis dan progresif,” ujar Prof. Hamzah Upu dalam pidatonya yang dijumlai lebih dari 15 menit.
Rektor juga menegaskan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari akan terus memberikan fasilitas, dukungan anggaran, dan arahan akademik untuk semua kegiatan kemahasiswaan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Lebih lanjut, Prof. Hamzah Upu mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan misi universitas dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Kami memandang program ini sebagai bagian integral dari proses pembelajaran mahasiswa. Melalui kegiatan di lapangan, mereka belajar tentang realitas sosial, mengembangkan kemampuan kepemimpinan, dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Semua ini tidak bisa didapatkan hanya dari pembelajaran di ruang kelas,” tambah Prof. Hamzah Upu.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Bambang Sujatno, S.E., M.M., juga memberikan apresiasinya yang tinggi terhadap inisiatif BEM dan organisasi mahasiswa lainnya. Dalam wawancara dengan Unit Humas, Wakil Rektor Bambang Sujatno menekankan bahwa kegiatan seperti ini akan terus didorong dan difasilitasi oleh pihak universitas.
“Saya sangat bangga melihat mahasiswa-mahasiswa kami mampu mengorganisir kegiatan sebesar ini dengan koordinasi yang sempurna. Ini menunjukkan tingkat kematangan dan kedewasaan mahasiswa kami dalam menjalankan amanah sebagai agent of change di masyarakat,” kata Wakil Rektor Bambang Sujatno.
Respons Positif dari Masyarakat Lokal
Program peluncuran “Kendari Maju Bersama Kampus” mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat Kelurahan Poasia. Kepala Kelurahan Poasia, Bapak Suhardin, A.P., dalam keterangan resminya menyatakan bahwa kehadiran Universitas Muhammadiyah Kendari memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan masyarakat lokal.
“Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Kendari dan seluruh mahasiswa yang telah membantu masyarakat kami. Program ini sangat membantu terutama bagi anak-anak kami yang ingin melanjutkan sekolah. Semoga kolaborasi ini bisa berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Kepala Kelurahan Suhardin dalam acara tersebut.
Salah seorang warga yang menerima bantuan, Ibu Samsiah (42 tahun), mengekspresikan rasa terima kasihnya yang mendalam. Ibu Samsiah, yang bekerja sebagai penjual ikan di pasar tradisional, mendapatkan pelatihan keterampilan dalam membuat produk olahan ikan yang bernilai jual tinggi.
“Saya sangat senang dengan pelatihan ini. Saya sudah belajar cara membuat abon ikan dan krupuk ikan yang enak. Diharapkan dari hasil pelatihan ini, saya bisa membuka usaha sampingan untuk menambah penghasilan keluarga saya,” kata Ibu Samsiah dengan wajah yang bersinar.
Sementara itu, Andi Pratama (17 tahun), salah seorang penerima beasiswa pendidikan, mengungkapkan bahwa program ini akan sangat membantu kelanjutan pendidikannya di sekolah menengah atas.
Rencana Keberlanjutan Program
Program “Kendari Maju Bersama Kampus” dirancang tidak hanya sebagai kegiatan satu kali, tetapi sebagai program berkelanjutan yang akan dilaksanakan secara berkala. Muhammad Rizal Pratama, Direktur BEM, memaparkan roadmap keberlanjutan program ini dalam dokumen yang dibagikan kepada Unit Humas.
Menurut rencana tersebut, program akan dilanjutkan dengan pelaksanaan fase kedua pada bulan Juni 2026, yang akan melibatkan organisasi mahasiswa dari berbagai fakultas lainnya. Fase ketiga akan dilaksanakan pada bulan September 2026, dengan fokus pada pengembangan usaha mikro bagi masyarakat yang telah menerima pelatihan pada fase pertama.
“Kami memiliki visi untuk membuat program ini menjadi tradition setting bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari. Ini bukan hanya tentang memberikan bantuan satu kali, tetapi tentang menciptakan kemitraan berkelanjutan antara kampus dan masyarakat,” jelas Muhammad Rizal Pratama.
Untuk mendukung keberlanjutan program ini, BEM juga sedang mengurus legalitas pendaftaran program sebagai organisasi sosial resmi yang diakui oleh pemerintah kota dan provinsi. Langkah ini dimaksudkan untuk membuka akses pendanaan dari berbagai sumber, baik dari pemerintah maupun dari sektor swasta yang memiliki komitmen pada program-program pemberdayaan masyarakat.
Penutup: Harapan untuk Masa Depan
Peluncuran program “Kendari Maju Bersama Kampus” oleh BEM dan organisasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari pada 19 April 2026 menandai komitmen yang kuat dari kalangan mahasiswa untuk menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai permasalahan sosial dan ekonomi masyarakat lokal. Kegiatan ini juga membuktikan bahwa pendidikan tinggi tidak seharusnya hanya berfokus pada pengembangan akademik semata, tetapi juga pada pengembangan karakter dan kepedulian sosial mahasiswa.
Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, organisasi-organisasi mahasiswa yang terkoordinasi dengan baik, dan respons positif dari masyarakat lokal, program “Kendari Maju Bersama Kampus” memiliki prospek yang cerah untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Sebagai institusi pendidikan yang memiliki akar kuat dalam nilai-nilai Muhammadiyah, Universitas Muhammadiyah Kendari membuktikan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan manusia yang peduli, berbudi pekerti, dan mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan bangsa.
—
Artikel ini disusun berdasarkan data dan wawancara eksklusif dengan pihak Unit Humas Universitas Muhammadiyah Kendari, pimpinan universitas, organisasi mahasiswa, dan narasumber dari masyarakat Kelurahan Poasia pada 19 April 2026.